VIXION with YZF-R125 ECU & 6-SPEED GEARBOX Part II


Salam sejahtera brothers…….

Menyambung bahasan artikel PART I pada bulan lalu… maka kali ini saya akan melanjutkan PART II nya…. FASTEN YOUR SEATBELT Pliiiiiisssssss….wkwkkwkwwkk….

Setelah sebelumnya muncul pada tabloid MOTORPLUS untuk mengisi halaman ke 7 nya pada rubrik modifikasi edisi 581 14-20 April 2010………

Saya merasa ada yang terlewat ulasannya pada media cetak tersebut… maka dari itu disini saya akan melengkapi ulasannya lebih detail disertai hasil dynotest & video nya…… Yuk Mari kita simak ramai-ramai…….

Ohya setelah semua part2 YZF-R125 yang kami import sendiri dari EUROPE terpasang maka khusus untuk pemasangan ECU YZF-R125 yang memiliki 26 pin ada perlakuan khusus/modif sedikit pada soket ecu/”Terminal Coupler Unit” ecu original vixion yang hanya memiliki 18 kabel/pin…….

Sebelumnya Kabel body set original vixion yang mengarah ke soket ECU (ada 18 kabel) pada “Terminal Coupler Unit” original vixion (18 pin) sedikit diakali…caranya tentu tidak dengan memotong putus kabelnya tetapi membuka soket/”Terminal Coupler Unit” original vixion (18 pin) secara perlahan-lahan namun pasti dan dilakukan dengan sedikit kesabaran yang dibutuhkan agar bisa terbelah secara sempurna & tidak rusak sekalipun sehingga akan tampak seperti gambar berikut…..

Selesai dengan “penelanjangan” kabel soket ecu/terminal coupler unit ecu original vixion yang memiliki 18 kabel/pin maka tahap selanjutnya membuka Wiring Diagram pada “SERVICE MANUAL YZF-R125 & V-IXION”…. setelah mencermati jalur2 kabel ecu nya yang berwarna-warni dan di silang2 alias di tuker2 posisinya lalu ke 18 pin tersebut (gambar diatas) ditancapkan ke ECU YZF-R125 dengan tetap menganut Wiring Diagram pada “SERVICE MANUAL YZF-R125 & V-IXION” dan akhirnya saya juga berhasil membuat semacam “Wiring Diagram” terminal coupler unit/soket ecu vixion yang dipasangi ecu YZF-R125 tentunya ada penambahan beberapa kabel dari ECU YZF-R125 diantaranya mengarah ke “HEADLAMP”, “SPEED SENSOR” (krn vixion target yg berjulukan VX-R165 telah memasang speedo KOSO RX2N) dll…… hehehehhe (selebihnya rahasia euy)…

Dirasa kurang dengan kapasitas mesin yang hanya 150cc akhirnya kami menancapkan blockset 165cc (NON-BRANDED), untuk kompresi ruang bakar dibikin masih dibawah angka 1 : 10.9 (Tidak ada acara papas2-an blok, head & magnet dll soalnya DAILY USED TARGET dengan Ketahanan mesin lebih AWET hehehehe)……. dan untuk menaikkan power (dk/HP) maka kami melakukan penggantian camshaft ori vixion dengan RACING CAMSHAFT MAXTREME (Merk saya sendiri hehehhe) dan saya lakukan porting inlet & exhaust pada head sesuai kapasitas mesin & camshaft…… terus untuk mengimbanginya maka saya pakaikan RACING AIR FILTER merk PROTEC yang lebih transparan sedikit kawat/kassa saringannya ketimbang produk sejenis yg banyak beredar di lapangan…… Ohya untuk sektor gas buang saya tetap mempercayakan pipa knalpot original V-IXION yang hanya dibuang silencernya saja (soalnya pengaplikasian ini dirasa tepat karena sesuai dengan “BUKAAN” dari diameter dalam jalur exhaust pada head ke diameter dalam pipa knalpot ori vixion…. untuk silencernya berhubung selera sang empunya motor tinggi (Bro AIM) maka tetap memakai silencer berlabel TWO BROTHERS CARBON produk USA untuk ninja 250R…

Setelah semuanya rampung maka kami melakukan ujicoba motor di atas mesin DYNAMOMETER milik SPORTISI MOTORSPORT merk DYNOJET 250i USA yang terkenal susah ditaklukkan karena KEAKURATANNYA hehehehe….

Sebagai pembanding maka saya sajikan hasil DYNOTEST VIXION full STD terlebih dahulu….

A. DYNOTEST RESULT untuk TEST Vixion FULL STD + knalpot RACINK =
CO 0 = Power 13.83 dk dengan AFR di 12.10 : 1 pada RPM 8.639, Torque 12.03 Nm pada RPM 5.100.

B. DYNOTEST RESULT untuk TEST Vixion FULL STD + knalpot RACINK =
CO +10 = Power 13.85 dk dengan AFR di 12.28 : 1 pada RPM 8.794, Torque 12.19 Nm pada RPM 5.358.

C. DYNOTEST RESULT untuk TEST Vixion FULL STD + knalpot RACINK =
CO +20 = Power 13.88 dk dengan AFR di 12.39 : 1 pada RPM 9.200, Torque 12.16 Nm pada RPM 5.300.

D. DYNOTEST RESULT untuk TEST Vixion FULL STD + knalpot RACINK =
CO +30 = Power 13.97 dk dengan AFR di 12.09 : 1 pada RPM 9.078, Torque 12.70 Nm pada RPM 4.100.

Naaaaahhhhhhhhh… berikut baru deh giliran si VX-R165 yang naik dynotest………..

E. DYNOTEST RESULT untuk TEST VX-R165 =
CO +30 = Power 16.83 dk/HP dengan AFR di 17.24 : 1 pada RPM 9.256, Torque 13.49 Nm pada RPM 5.840

F. TOPSPEED RESULT on DYNO ENGINE for VX-R165 (CO +30) without Fi-MAX =

Dirasa sudah mendapatkan Power 16.83 dk/HP dengan AFR di 17.24 : 1 pada RPM 9.256, Torque 13.49 Nm pada RPM 5.840 dengan settingan CO di sett di angka +30 ada yang perlu brothers2 ketahui bahwa saat uji dynotest berlangsung itu velg/ban belakang si VX-R165 lebar dengan memakai velg original CAGIVA MITO (lebih berat dari velg ori vixion & velg HMF untuk vixion) yg berukuran 4 inchi serta ada lagi yang perlu diketahui bahwa jarak sumbu roda belakang si VX-R165 itu lebih panjang daripada jarak sumbu roda belakang VIXION asli dikarenakan VX-R165 memakai Swing arm original YZF-R125…. serta memakai perbandingan gear sprocket 16/45…

Angka peak Power 16.83 dk/HP dengan AFR di 17.24 : 1 pada RPM 9.256, peak Torque 13.49 Nm pada RPM 5.840 dengan settingan CO di sett di angka +30 saya merasakan masih kurang euyyyy….knapa…? karena grafik power & torque itu ada jeblok sedikit di rpm 7.000 dan grafik AFR (Air Fuel Ratio) sungguh kekeringan alias LEAN maka perlu di basahkan AFR nya menjadi RICH agar endurance mesin lebih tahan lama lagi & grafik POWER (dk/HP) wajib di luruskan agar meningkat POWER nya hehehehe……… Akhirnya ada kesempatan nich untuk uji coba hasil RISET saya (VJ RacingSpeed) pada Mesin injeksi VIXION hehehehe….

Perkenalkan alat yang saya gunakan pada VX-R165 yang saya beri label “Fi-MAX” GAIN MORE FUEL suatu alat/module (bukan PIGGYBACK yaaaaaa….) yang fleksibel memiliki 3 tingkat MAPPING CURVE untuk memanipulasi semua SENSOR2 pada mesin injeksi VIXION agar kecrotan/supply bbm lebih deras muncratnya dari injector dan memiliki switch MODE = ON/OFF dengan harga terjangkau untuk MAHASISWA…… dah ah introducenya kepanjangan… nanti aja di lanjut di artikel baru berjudul Fi-MAX biar seru wkwkwkwkk……… :p

G. DYNOTEST RESULT untuk TEST VX-R165 + Fi-MAX settingan Mapping Curve III =
CO +30 = Power 17.83 dk/HP dengan AFR di 14.29 : 1 pada RPM 9.439, Torque 14.20 Nm pada RPM 6.170

Ada kenaikan power sebesar 1 dk dari sebelumnya 16.83 dk ke 17.83 dk serta kenaikan torque sebesar 0.71 Nm dari 13.49 Nm ke 14.20 Nm serta AFR yang dari sebelumnya KERING/LEAN (17.24 : 1) menjadi BASAH/RICH (Belum RICH bener sih soalnya di angka 14.29 : 1 jadinya IDEAL…. bisa ditingkatkan lagi powernya dengan cara AFR di basahkan/RICH lagi ke angka 12 : 1 or 13 : 1) pada VX-R165 akibat dari pengaplikasian MODULE Fi-MAX hasil riset saya (VJ RacingSpeed)……

H. Sound of VX-R165 engine with Racing Camshaft MAXTREME & Fi-MAX “GAIN MORE FUEL” =

I. ACCELERATION & TOPSPEED RESULT on DYNO ENGINE for VX-R165 (CO +30) with RACING CAMSHAFT MAXTREME & Fi-MAX =

Berikut tampilan baru si VX-R165 saat ini setelah melalui operasi cesar pada mesinnya xixixixii…….


Akhir kata saya ucapkan sekian & terima kasih sebesar2-nya pada Brothers2 yang sudi mampir ke website kami dan menyimak semua artikel2 kami….

WASSALLAM……..

———————————— THE END ————————————

11 thoughts on “VIXION with YZF-R125 ECU & 6-SPEED GEARBOX Part II

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s